Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaBeritaKasus Penipuan CPNS Berlanjut, Tiga Saksi dan Satu Korban Hadir di Sidang...

Kasus Penipuan CPNS Berlanjut, Tiga Saksi dan Satu Korban Hadir di Sidang Pengadilan Negeri Ciamis

ReportaseePRIANGAN.com – Kasus dugaan penipuan CPNS terus berlanjut, bahkan saat persidangan di Pengadilan Negeri Ciamis menghadirkan 4 saksi dan satu korban yakni Sukanto.

Dalam sidang diketuai oleh Ketua Hakim Ahmad Iyud Nugraha, SH.,MH didampingi Hakim Anggota Indra Muharam,SH.,MH dan Andika Perdana SH.,MH, dimulai dengan beberapa pertanyaan kepada korban.

Dalam persidangan tersebut, korban Sukanto mengatakan, pertemuan dengan tersangka MSP itu sekitar beberapa tahun lalu, kalau tidak salah akhir tahun 2018 melalui rekan kerjanya.

Pelaku, saat itu  bekerja sebagai Kasubag Kepegawaian Kanwil Pusat disalah satu kantor Pemerintah. Tersangka, menjanjikan akan meloloskan korban agar diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil atau PNS.

“Saya baru sadar dan mencurigai pelaku di tahun 2019, karena saya susah berkomunikasi. Lalu saya juga melaporkan permasalahannya tersebut ke Polres Ciamis,” katanya.

Sukanto mengaku selama perjalanan di tahun 2018-2019. Pihaknya mentransfer beberapa uang, melalui rekening yang berbeda-beda atas permintaan pelaku, hingga mencapai Rp 295 juta.

“Pada September 2019 saya mulai mencurigai, karena telfon tidak aktif. Pelaku yang saya tahu, bekerja sebagai Kabag Kepegawaian di Jakarta,” tuturnya.

“Terkait nominal tidak ada kesepakatan berapa-berapanya, tapi ketika dipinta pelaku, saya kirim melalui rekening milik orang lain, hingga jumlahnya mencapai 295 jutaan,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu saksi, Komarudin yang merupakan warga Bogor dan juga salah satu pemilik rekening, mengaku jika ATM dan Buku Tabungannya diserahkan pada pelaku tidak tahu akan dipergunakan untuk apa dan bakal menyeretnya ke dalam kursi persidangan.

“Saya merasa telah ditolong saja oleh MSP, waktu itu menjual tanah milik orang tua, hingga merasa sudah kenal dekat dan ketika meminjam ATM dan Buku tabungan, saya serahkan begitu saja, tanpa berfikir apa-apa,” terangnya.

Saksi selanjutnya, Tatang yang juga penyidik dari Kepolisan Resor Ciamis, didalam persidangan mengatakan jika masih ada korban yang lain yang datang ke Polres Ciamis.

“Semantara ada 5 korban yang mengaku telah dirugikan pelaku dengan modus yang sama, semuanya warga Pangandaran,” jelasnya.

“Kemungkinan sebanyak 5 orang korban berupaya menuntut keadilan perkara terkait hukum perdata ataupun pidana,” ucapnya.

Sementara itu, ditemui terpisah, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Ciamis Palupi Wiryawan, didampingi Jaksa Fungsional atau JPU dari Kejari Ciamis, Fitri Jayanti Eka Putri, mengatakan dari hasil persidangan, fakta-faktanya tersebut akan dituangkan kedalam surat tuntutan dari keterangan para saksi.

“Sidang akan dilanjutkan minggu depan, Selasa 10 Agustus 2021. Pelaku sendiri ditahan di ruang tahanan Polres Ciamis,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments