Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaBeritaWabup Ciamis Terima Kunker DPD RI Wilayah Jabar, Tanyakan PTM

Wabup Ciamis Terima Kunker DPD RI Wilayah Jabar, Tanyakan PTM

ReportaseePRIANGAN.com – Wabup Ciamis, Yana D Putra menerima silaturahmi dan kunjungan kerja (Kunker) anggota DPD RI ruang Oproom Setda Ciamis, Senin (6/9/2021).

Kunjungan kerja tersebut dalam rangka  pengawasan atas pelaksanaan Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 berkenaan dengan pembelajaran di era pandemi Covid-19.

Perwakilan DPD RI wilayah Jawa Barat Asep Hidayat S.Ag menyampaikan tujuan kunjungan tersebut.

Untuk menginventarisasi permasalahan apa yang timbul dalam bidang pendidikan di masa pandemi.

“Maksud kedatangan kami yaitu untuk memperoleh informasi terkait kebijakan Pemkab Ciamis khususnya di bidang pendidikan pada masa pandemi Covid-19,” ucapnya.

Menanggapi Kunker anggota DPD RI, Wabup Ciamis, Yana D Putra mengatakan yang menjadi permasalahan

“Secara umum daring memang kurang efektif, tapi hal itu bukan berarti kami tidak melakukan upaya-upaya,” ucapnya.

Yana menerangkan, salah satu upaya yang pihaknya lakukan diantaranya mobile teacher.

Mana guru mendatangi anak-anak dalam jumlah kecil yang tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Satu sisi kami ingin memberikan kualitas pendidikan yang baik pada anak didik, namun di sisi lain terhambat oleh segala keterbatasan akibat pandemi,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, dari segi kualitas sinyal masih belum bisa terjangkau bagi beberapa daerah.

Hal tersebut menjadi kendala bagi siswa dalam pelaksanaan pembelajaran daring.

Yana menambahkan, mulai minggu kemarin Kabupaten Ciamis telah membuka kembali pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas.

“Pada senin kemarin dengan Surat Edaran Bupati PTM kembali buka, sampai saat ini kami pantau pelaksanannya berjalan lancar dengan tetap melihat zonasi desa dan prokes yang ketat,” paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Asep Saeful Rahmat menyampaikan, dalam pembelajaran daring hanya 2 persen sekolah yang melaksanakan daring secara penuh dan 68 persennya menggunakan pembelajaran melalui WhatsApp.

“Untuk mengefektifkan pembelajaran, kami telah melakukan berbagai inovasi antaranya mobile teacher dan gerilya mengajar,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

Tinggalkan Balasan

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments