Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaBeritaPemkab Ciamis Raih 2 Penghargaan Tropi Tingkat Provinsi Jawa Barat

Pemkab Ciamis Raih 2 Penghargaan Tropi Tingkat Provinsi Jawa Barat

ReportaseePRIANGAN.com – Pemerintah Kabupaten Ciamis meraih 2 tropi penghargaan sekaligus tingkat Provinsi Jawa Barat, penghargaan tersebut yakni tropi Ajeg dan Pinunjul.

Kedua penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra, saat menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi High Level Meeting Gabungan TPID se Priangan Timur, Jumat (20/8/2021) di Hotel Fave Tasikmalaya.

Penghargaan tersebut yaitu kategori terbaik kedua Kabupaten/Kota terbaik untuk kota non Indeks Harga Konsumen (IHK) dalam pengendalian non inflasi, serta terbaik ketiga dalam elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Diketahui Rakor tersebut diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) Jawa Barat dengan mengusung tema “Mempercepat pemulihan ekonomi daerah dengan menjaga stabilitas harga melalui akselerasi digitalisasi ekonomi dan inklusivitas keuangan di Priangan Timur”.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan launching Desa Digital di Desa Sukaraja, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis melalui virtual dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Ciamis.

“Alhamdulillah Kabupaten Ciamis baru saja mendapat apresiasi dan penghargaan sebagai kategori Pemda dengan kinerja elektronifikasi transaksi Pemda terbaik di Jawa Barat, ” ungkap Wabup Ciamis, Yana D Putra.

Yana menuturkan, hal ini tidak terlepas dari usaha maksimal seluruh perangkat pemerintah daerah dan stakeholder terkait, dalam mengembangkan digitalisasi  transaksi dan operasionalisasi di sektor strategis pemerintah daerah.

“Saya berpesan kepada seluruh perangkat desa digital Desa Sukaraja dan Bumdes Sukaraja agar senantiasa konsisten menjaga semangat untuk mengembangkan inovasi-inovasi baru untuk digitalisaai desa,” tuturnya.

Ia menerangkan setelah dilaksanakannya digitalisasi di Desa Sukaraja ini pemerintah Kabupaten Ciamis menargetkan seluruh desa dapat tersentuh digitalisasi.

Hal tersebut bertujuan agar masyarakat desa merasakan kemudahan dalam mempromosikan dan memasarkan potensi produk lokal sebagai upaya penunjang pemulihan ekonomi daerah.

Selanjutnya, Yana menyampaikan sejalan dengan program kerja TPID dan TP2DD yang mendukung upaya pemulihan ekonomi dan mendorong transformasi digital, maka digitalisasi di daerah menjadi salah satu faktor yang sangat penting.

“Sehingga diperlukan langkah-langkah strategis untuk mempercepat transformasi digitalisasi di masyarakat,” katanya.

Yana mengatakan, terdapat 3 millestone (tolak ukur) dalam pemulihan ekonomi dan digitalisasi di Kabupaten Ciamis yakni menata dan mengendalikan belanja APBD, optimalisasi pajak daerah melalui digitalisasi dan relaksasi serta optimalisasi data pengelolaan keuangan daerah melalui “paperless”.

“Semua itu dilaksanakan untuk mensupport geraknya perekonomian daerah untuk menjaga kesehatan fiskal daerah, ” ucapnya.

“Selain itu juga kami sedang membuat Perda pembentukan BUMD aneka jasa, serta menciptakan petani milenial melalui beasiswa  dari tiap desa yg dialokasikan dari ADD untuk bersekolah di SMK Pertanian Ciamis,” Tambahnya.

Sementara itu, Kepala kantor perwakilan BI Jawa Barat Herawanto mengatakan rakor high level tersebut merupakan tindak lanjut dari rakorwil tingkat Jabar pada 27 juli 2021 yang dipimpin  oleh Gubernur.

“Sinergitas peran dari berbagai kalangan sangat diperlukan untuk percepatan digitalisasi ekonomi karena digitalisasi bukanlah menjadi domain lembaga atau otoritas tertentu saja, ” Ucap Herawanto.

Ia menerangkan kehadiran TP2DD di provinsi jabar diharapkan menjadi katalisator untuk mempercepat perluasan transformasi digital di Jawa Barat.

“Tidak hanya terkait elektronifikasi transaksi tapi percepatan perluasan digitalisasi daerah di berbagai komponen ekonomi dan transaksi ekonomi,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments