Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaBeritaLakukan Rapat Evaluasi IKPA, Ini Lima Pesan Kakanwil Kemenkumham Jabar

Lakukan Rapat Evaluasi IKPA, Ini Lima Pesan Kakanwil Kemenkumham Jabar

ReportaseePRIANGAN.com – Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar, melakukan rapat evaluasi IKPA semester I, dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali memang akan berdampak terhadap pelaksanaan beberapa kegiatan.

Maka dari itu, harus susun langkah-langkahnya agar dapat melaksanakan kegiatan dan penyerapan anggaran supaya targetnya tercapai.

Hal tersebut sebagai mana ungkapkan oleh, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Sudjonggo, Rabu (14/7/2021) dalam Rapat Evaluasi IKPA Semester I dan strategi pencapaian target penyerapan anggaran Semester II tahun 2021, secara virtual.

Menurutnya, penyerapan anggaran agar tercapai target yang tetapkan dalam rencana penarikan dana yang telah disusun baik perbulan maupun semester.

“Untuk realisasi pencapaian, pertama lakukan percepatan realisasi anggaran pada semester II sesuai dengan target yang telah tetapkan,” tuturnya.

“Kedua, optimalkan penggunaan teknologi informasi dan open space ruang kerja untuk mencapai target kinerjanya sebagai salah satu penanganan pandemi Covid-19,” tambahnya.

Dalam PPKM Darurat ini, para pekerja harus melakukan work from home atau WFH. Namun, demikian pelaksanaan WFH ini jangan sampai mengurangi keefektifan dalam bekerja.

“Kemudian untuk pesan ketiga yakni alokasikan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19 bagi pegawai dan WBP sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ucap Kakanwil Kemenkumham Jabar.

“Terus yang keempat, identifikasi kegiatan yang tidak dapat lakukan akibat dampak pandemi Covid-19 dan segera lakukan optimalisasi  anggaran untuk memenuhi kegiatan yang lebih prioritas,” bebernya.

Sudjonggo menambahkan, untuk pesan kelima yaitu, laksanakan pengadaan untuk belanja modal selain gedung dan bangunan. Sesuai peraturan yang berlaku, dengan mengutamakan pemakaian produk dalam negeri.

“Dalam pelaksanaanya, anggaran dan kegiatan serta pelaporannya selalu memperhitungkan ketepatan waktu sehingga capaian nilai indikator kegiatan masing-masing satuan kerja dapat nilai maksimal,” bebernya.

“Sesuai arahan Pa Sekjen, agar pelaporan harus selsai pada saat memasuki bulan November agar tidak terjadi temuan-temuan,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments